Sebelum membahas tentang pengolahan air limbah dengan menggunakan metode lumpur aktif, ada baiknya kita mengetahui bagai mana air limbah/air kotor itu, dan bagaimana air yang dianggap bersih itu.
Air Kotor
1.1. Pengertian
Air kotor adalah air yang mengandung berbagai macam zat yang menurunkan kualitas air tersebut dan tidak aman untuk dikonsumsi dan tidak dapat digunakan sesuai tujuan penggunaannya.
Air Kotor tidak selalu adalah air yang penuh dengan debu sehingga berwarna kehitam-hitaman. Air tercemar juga termasuk air kotor. Air dikatakan tercemar jika terdapat gangguan terhadap kualitas air sehingga air tersebut tidak dapat digunakan untuk tujuan penggunaannya.
Pencemaran air tersebut dapat terjadi karena masuknya makhluk hidup, zat, atau energi ke dalam air oleh kegiatan manusia. Keadaan itu menyebabkan kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu dan membuat air tidak berfungsi lagi sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Zat-zat yang mencemari lingkungan kebanyakan berasal dari limbah buangan pabrik. Beberapa contoh zat yang mencemari lingkungan seperti CN, Pb, Hg ( Penyebab Kanker ), Cu, dan Zn larut dalam air. Zat-zat tersebut merupakan zat beracun yang tidak hanya mencemari perairan tapi juga dapat membunuh.
1. 2Kriteria Air Kotor
Air Kotor memiliki beberapa kriteria, antara lain :
- Tidak jernih ( berwarna )
Umumnya air kotor itu berwarna kelabu, dikarenakan banyaknya debu dan kotoran lain yang menumpuk. Debu dan kotoran tersebut tetap tergenang dan tidak dapat keluar/lepas dari air tersebut. Warna dari air kotor itu juga ada yang lain. Seperti merah, kuning, dan lain-lain, hal tersebut dikarenakan zat-zat kimia yang telah mencemari air tersebut.
Air kotor tidak hanya berwarna namun juga berbau, bau dari air kotor ini ada yang harum, kemungkinan dikaranakan zat kimia. Air kotor juga berbau tidak enak dikarenakan kotoran atau zat lain yang membusuk.
- Mengandung zat-zat yang berbahaya
Air yang kelihatan jernih sekalipun belum tentu bebas dari zat-zat yang menbahayakan tubuh. Seperti logam-logam berat seperti raksa ( Merkuri atau Hg ) yang kemungkinan terlarut dari kosmetik, plastik atau batu baterai yang dibuang ke air, atau dari industri obat-obatan dan pegolahan logam yang membuang limbahnya secara sembarangan ke air. Berdasarkan hasil penelitian Hg dapat merusak gen-gen sehingga dapat menyebabkan mutasi secara kimia.
AIR BERSIH.
2.1. Pengertian
Air Bersih adalah air yang tidak mengganggu kesehatan dan bebas dari kandungan zat-zat merugikan yang dapat menurunkan kualitas air dan tidak membahayakan pemakainya.
Air bersih belum tentu murni tapi bisa digunakan dengan aman tanpa membahayakan kesehatan.
Sebagai cairan yang paling umum di jumpai di planet bumi, air memiliki sifat fisis istimewa.
Air merupakan pelarut yang sangat baik untuk zat padat, cair, dan gas ( Pelarut Universal ). Karena daya larut yang sangat baik ini menyebabkan air mudah mengalami pencemaran.
Air mempunyai kalor penguapan yang sangat tinggi, sehingga suhu tubuh terjaga secara optimal.
Air mempunyai kapasitas kalor yang sangat tinggi, sehingga jumlah air yang berlimpah di muka bumi bertindak sebagai termostrat raksasa yang dapat mengatur suhu bumi.
Air mempunyai viskositas yang sangat rendah, sehingga air mudah mengalir dan mudah di pompa ke atas.
Air berekspansi ketika membeku sehingga es memiliki kerapatan yang lebih kecil dari air. Akibatnya es dapat mengambang di atas air sehingga ikan dan hewan air dapat bertahan hidup pada musim salju.
2.2 . Kriteria Air Bersih
Air Bersih memiliki beberapa kriteria, antara lain :
¨ Jernih ( tidak berwarna )
¨ Air bersih tidak berwarna karena bebas dari debu, kotoran dan berbagai zat-zat kimia.
¨ Tidak Berbau
¨ Karena tidak mengandung zat-zat yang bisa membusuk dan menimbulkan bau, maka air bersih tidak berbau apapun.
¨ Mengandung zat pada takaran tertentu
¨ Kandungan air bersih :
¨ Paling sedikit harus mengandung 5 ppm ( part per million ) oksigen terlarut ( Disolved Oxygen = DO ) .
¨ Maksimum mengandung zat padat terlarut 1.000 ppm.
¨ Menpunyai BOD ( Biological Oxygen Demand ) kurang dari 1 ppm.
¨ Harga pH berkisar 7.
Teknologi Daur Ulang Air Wudu
BULAN-bulan awal di tahun 2004 diwarnai oleh hujan deras yang di beberapa daerah menimbulkan banjir, termasuk banjir parah yang melanda wilayah Jakarta dan Indramayu Jawa Barat. Setelah bulan-bulan penuh deraan hujan, maka sebagian besar wilayah Indonesia segera memasuki bulan-bulan penuh deraan panas musim kemarau. Baca entri selengkapnya »